Infokabarkito.id – Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Dillah Hikmah Sari, menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Senin (23/2/2026). Pertemuan tersebut membahas dukungan program pembangunan dan perbaikan rumah bagi masyarakat Tanjabtim.
Dalam pertemuan itu, Dillah mengusulkan agar sejumlah program prioritas Kementerian PKP dapat direalisasikan di Tanjabtim, di antaranya Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), penataan kawasan kumuh, serta penyediaan rumah subsidi.
“Kami berharap program BSPS atau bedah rumah, penataan kawasan kumuh, hingga rumah subsidi dapat dialokasikan untuk Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” ujar Dillah.
Ia memaparkan, saat ini terdapat sekitar 3.741 rumah tidak layak huni yang tersebar di 93 desa dan kelurahan. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap masih adanya kawasan kumuh, terutama di lima kecamatan.
Menurut Dillah, pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah penanganan, seperti program terpadu bedah rumah, perbaikan sanitasi, pengelolaan sampah, rehabilitasi jembatan, jalan lingkungan, serta pemasangan penerangan. Namun, upaya tersebut dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.
“Karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan Kementerian PKP untuk mempercepat pengentasan kawasan kumuh, yang juga menjadi salah satu indikator kemiskinan di daerah kami,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanjabtim. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan perumahan.
“Penanganan masalah perumahan ke depan harus dilakukan secara terintegrasi dan kolaboratif, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ujar Maruarar.
Pemerintah Kabupaten Tanjabtim berharap koordinasi tersebut dapat mempercepat realisasi program perumahan nasional di wilayah pesisir Jambi guna meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat. (Adv)






